Akulah Lenggini! Jika takdir bisa menyingkirkan aku dari kehidupan, maka aku pun akan menyingkirkan takdir dari keyakinan manusia. Sosoknya muncul setiap bulan purnama penuh di atas Bukit Ramalan. Dua bayangan misterius selalu mengawalnya dengan lolongan bak srigala. Jubah hitam menebar ancaman, katanya memuntahkan kutukan. Lenggini.... Selama ratusan tahun, ramalan-ramalan buruknya meneror pen…