Bibliografi : hlm. 151Ikhtiar pembersihan hati harus dimulai dengan upaya memahami diri dan orang lain. Dengan demikian sumber dari kiat mengelola kolbu atau manajemen qolbu adalah pengenalan diri. Seseorang yang mampu mengendalikan perasaan (emosinya) adalah orang yang bisa memahami siapa dirinya. Jadi, kita akan bisa mengendalikan diri begitu kita mengenalnya secara mendalam
Dunia pemikiran saat ini tentunya tidak bisa melepaskan diri dari beragam teori atau kebenaran empiris yang telah dilalui para pemikir terdahulu. Seorang penyair tentunya pemikir juga. Hanya keberangkatan penyair tidak dari beragam teori seperti seorang akademisi membahas bidang kajiannya. Penyair lebih memberi tempat kepada kemungkinan-kemungkinan kontemplatif. Ruang dirinya dibuka untuk menca…
Al-Qur'an Hadis Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013
Buku ini menyajikan penjelasan rinci tentang Guru Kaya berdasarkan cara pandang uru itu sendiri terhadap profesinya. Mealui buku ini, Paradigma para guru akan dibangun kembali. Keyakinan dan Rasa Percaya Diri guru akan bangkit menjadi pergeseran Kuadran To Be (Menjadi) melalui 4 perubahan utama
Buku ini menyajikan metode praktis bagaimana membaca Al-Qur'an yang ditujukan khusus untuk Mahasiswa
Bulan ramadhan telah tiba. Tamu yang mulia telah datang. Lalu amalan apakah yang dapat kita lakukan untuk mengisi bulan yang penuh keberkahan dan pengampunan ini? Bagaimana kehidupan para shalafus shaleh dalam menghadapi bulan mulia ini? 30 Renungan Ramadhan ini merupakan sebuah nasehat dalam membekali diri kita untuk mengisi kesibukan di bulan suci ini
Akidah Akhlak VIII Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013
Takut, dalam batas-batas tertentu merupakan hal yang biasa, lumrah, dan manusiawi. Bahkan, bisa jadi ia bermanfaat bagi pribadi yang bersangkutan, karena ketakutan yang semacam ini bisa melahirkan kewaspadaan dan kehati-hatian yang melindungi seseorang. Seperti; takut dari kematian bisa melahirkan ketaatan kepada Allah, takut dari kemiskinan bisa melahirkan semangat untuk bekerja dan berusaha, …
Dialog atau komunikasi adalah bagian utuh dari proses tarbiyah. Lihatlah bagaimana Al Quranul Karim memerhatikan persoalan dialog, sehingga lafadz 'qaala' (berkata) disebutkan berulang- ulang lebih dari lima ratus kali. Ini tidak aneh, sebab dialog merupakan salah satu cara untuk memberi kepuasan intelektual, dan kepuasan intelektual merupakan dasar keimanan. Juga, dalam keluarga ia adalah sesu…