Buku ini berisi bagaimana kita dapat mendapatkan kearifan intelektual dan spiritual dengan mendengar apa kata hati, dan marilah kita luangkan sejenak waktu untuk berenung, memahali hakikat diri.
Bibliografi : hlm. 151Ikhtiar pembersihan hati harus dimulai dengan upaya memahami diri dan orang lain. Dengan demikian sumber dari kiat mengelola kolbu atau manajemen qolbu adalah pengenalan diri. Seseorang yang mampu mengendalikan perasaan (emosinya) adalah orang yang bisa memahami siapa dirinya. Jadi, kita akan bisa mengendalikan diri begitu kita mengenalnya secara mendalam
Takut, dalam batas-batas tertentu merupakan hal yang biasa, lumrah, dan manusiawi. Bahkan, bisa jadi ia bermanfaat bagi pribadi yang bersangkutan, karena ketakutan yang semacam ini bisa melahirkan kewaspadaan dan kehati-hatian yang melindungi seseorang. Seperti; takut dari kematian bisa melahirkan ketaatan kepada Allah, takut dari kemiskinan bisa melahirkan semangat untuk bekerja dan berusaha, …
Buku ini layak menjadi acuan evaluasi dan inspirasi bagi perubahan hidup, dan semoga menjadi problem solver terhadap masalah pribadi yang acapkali menghadang.
Karena manusia bukan malaikat yang tidak difasilitasi gejolak nafsu, maka potensi melekatnya hal-hal negatif pada dirinya adalah sebuah kewajaran. Sudah merupakan hal yang aksiomatik jika kita berbuat negatif, karena orang yang baik bukanlah yang tidak pernah salah dan keliru, tapi yang mampu bercermin dari setiap kesalahan dan menjadikannya pelajaran berharga untuk tidak diulanginya lagi. Namu…
buku ini mengarahkan cara-cara jitu dan mujarab yang dipraktikan oleh para kekasih Allah dalam mengatasi sedih dan depresi dengan pendekatan syar'i (religius)
Buku ini berisi tentang analisis tes psikologi
buku ini membahas perkembangan jiwa dalam konteks pendidikan Islam
Buku ini merupakan jurnal Psikologi yang membahas tentang kenapa sulit dalam menghadapi anak-anak