Text
Menjadi Manusia Holistik : Pribadi Humanis-Sufistik
Seperti ditulis lebih jauh dalam buku ini, tasawuf berangkat dari kesucian jiwa, dari akhlak yang mulia (al-akhlaq al-karimah). Tasawuf terkait erat dengan kemampuan manusia menaklukkan nafsu angkara-murka (al-nafs al-ammarah bi al-su). Dan, sebagaimana diajarkan oleh Islam, nafsu angkara murka ini seringkali terkait erat dengan keterikatan manusia pada dunia, pada daya tarik kepada kekayaan, ketenaran, dan sebagainya yang, pada gilirannya, dapat menimbulkan keserakahan, ketidakjujuran, kedengkian, kesewenangan, dan berbagai sifat-sifat buruk lainnya. Sifat-sifat buruk inilah yang menjadikan hati seseorang ternodai oleh kotoran-kotoran dan penyakit-penyakit, dan menghalanginya dari mampu mengalami peng- alaman sufistik atau pengalaman ketuhanan.
IndeksBibliografi : hlm. 213-227
| B230883 | 2X5.2 RAN m | Perpustakaan Al-Adzkar | Tersedia |
| B231989 | 2X5.2 RAN m | Perpustakaan Al-Adzkar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain