Text
Bila Kyai Dipertuhankan : Membedah Sikap Beragama NU
Bibliografi : hlm. 294-299
“Kalau Kyai mengatakan langit berwarna kuning, ya kita harus mengatakan kuning." "Kalau Kyai diganggu, ya kita harus berjihad membelanya." "Pokoknya apa kata Kyai, ya musti kita dukung dan kita bela." Demikian, kira-kira genderang slogan yang akhir-akhir ini sering kita dengar. Suatu slogan keresahan dari sebuah fanatisme golongan yang mencerminkan keterbelakangan cara berfikir dan kemunduran budaya si pelaku. Bila KYAI diperTURAN kan MEMBEDAH SIKAP BERAGAMA NU Pembelaan dan pembenaran tanpa reserve terhadap perilaku kyai yang belum tentu salah benarnya seperti di atas, merupakan sebuah fenomena faktual yang memprihatinkan. Sikap mengiyakan, patuh dan tunduk dalam segala hal kepada sesama manusia, yang menjadi kebiasaan sebagian warga Nahdliyin, sesungguhnya telah menjurus ke arah pengkultusan individu. Dan ini adalah suatu bentuk penuhanan' tanpa sadar.
| B230665 | 2X6.612 HAR b | Perpustakaan Al-Adzkar | Tersedia |
| B232329 | 2X6.612 HAR b | Perpustakaan Al-Adzkar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain