Text
Prinsip-prinsip Islam Untuk Kehidupan
Pada perjalanan sejarah umat Islam, diperoleh kon sensus dikalangan para ulama' seperti imam empat madzhab; Abu Hanifah, Malik bin Anas, Muhammad bin Idris Asy Syafi'i dan Ahmad bin Hambal, juga bapak kaum pembaharu modern, yaitu Imam Ibnu Taimiyah, juga kalangan sufi sunni seperti Al Harits Al Muhasibi dan Junaid Al Baghdad, juga dikalangan "mutakallimin" seperti Imam Abul Hasan Al Asy'ari dan Imam Al Ghozali, mereka semua berkonsensus tentang kewajiban merujuk kepada Kitab dan Sunnah didalam memahami, mengamalkan dan menda'wahkan Islam. Dalam era informasi, globalisasi dan trend bangkitnya kesadaran beragama seperti yang kini terjadi, ketegasan dan kejelasan informasi tentang validitas Al Qur'an dan Al Hadits sebagai rujukan, menjadi semakin terasa dibutuhkan, agar dengan demikian frame berfikir, beramal dan berda'wahnya ummatpun semakin transparan, tidak mudah bingung ditengah hutan belantara keterbukaan informasi. Untuk menyampaikan nilai-nilai ini kepada masyarakat modern yang serba sibuk, tapi berbudaya instant, diperlukan sebuah kajian yang praktis dan ringkas, dengan rujukan Qur'an dan Hadits yang shahih, dari para pakar yang sekaligus ahli dalam ilmu agama, aktif berinteraksi dengan masyarakat baik masyarakat awam, kampus maupun intelektual, baik pada tingkat lokal maupun internasional, dan memahami secara baik dan benar tabiat dan hakekat da'wah Islam yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan membawa nilai rahmatan lil alamin. Buku yang ditulis oleh dua pakar dan ulama, yang bersama Prof Dr. Habibie, kini Presiden RI, telah mendeklarasikan berdirinya, IIFTIHAR ini, Insya Allah dapat memenuhi maksud tersebut di atas
| B230621 | 2X3 ABD p | Perpustakaan Al-Adzkar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain