Text
Tadabbur Qur'an Di Akhir Zaman Membumikan Kalam Ilahi di Zaman Tak Bertepi
Tadabbur adalah tujuan utama diturunkannya Al-Our’an. Allah‘ berfirman, Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran. (Q.s. Shaad [38]: 29)
Tadabbur adalah upaya sungguh-sungguh untuk memahami setiap ayat Al-Our’an yang dibaca, diiringi dengan kehadiran hati, ketundukan anggota tubuh, dan kesungguhan alias totalitas mengamalkan segenap kandungannya. Aktivitas tadabbur, menurut Syaikh Ahmad Isa Al-Maisharawi dalam At-Tibyaan fi Tadabburil Qur’aan, harus meliputi aspek pratilawah, saat tilawah, dan pascatilawah.
Dan ternyata, tadabbur Al-Qur’an adalah senjata pamungkas setiap mukmin agar ia selamat dan terhindar dari kerugian hidup di dunia serta mampu menuju kesempurnaan kualitas hidup lahir dan batin. la adalah komitmen kita kepadaAl-Qur’an, kalam Allah yang agung. Komitmen yang mewujud dalam bentuk: mengetahui kebenaran yang datang dari Allah (al-haqq min Rabbika); mengamalkan kebenaran itu; khidmat mengajarkan kebenaran itu kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya; serta sabar dalam menegakkan kebenaran itu di kancah kehidupan yang sarat dengan tantangan. Selamat membaca!
| B230260 | 2X1.6 FAH t | Perpustakaan Al-Adzkar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain