Text
Muhammad Abduh dan teologi rasional Mu'tazilah
Bibliografi : hlm. 98-99
Muhammad Abduh merupakan sosok yang sangat terkenal dalam horison pembaharuan dalam Islam. Ide dan gagasannya telah banyak meninggalkan pengaruh, bukan saja di tempat kelahirannya Mesir, tetapi juga seluruh dunia Islam, termasuk Indonesia. Karena pola pemikirannya yang bertumpu pada prinsip rasionalitas, menyebabkan ia sering dikesani sebagai penganut Mu’tazilah. Padahal tidak semua pemikiran teologi rasional Mu’tazilah diyakininya sebagai pilihan teologisnya sendiri. Beberapa pilar penting teologi Mu’tazilah ia abaikan dan kritisi melampaui pemikiran Mu’tazilah, oleh karenanya sering ia disebut sebagai Neo Mu’tazilah. Namun demikian, pemikiran Abduh tentang peran akal, konsep kenabian, keadilan Tuhan, dan lain sebagainya menegaskan kemandirian Abduh mengibarkan teologi yang khas. Banyak pokok pikiran Abduh yang dapat terus ditransformasikan dalam kehidupan kekinian, terutama karena pandangannya yang bercorak dinamis.
| B230251 | 2X0.3 HAR m | Perpustakaan Al-Adzkar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain